Sepengetahuan Markus, gejala yang dialami maba yakni mual. Saat ini maba yang diduga mengalami keracunan itu telah dibawa ke rumah sakit.
"Ya mual, kemudian muntah gitu. Sudah (dibawa ke RS) langsung yang kira-kira tidak bisa ditangani di 403 langsung ke rumah sakit," ucapnya.
Baca Juga:
Rampung Dibangun, Koperasi Desa Aur Duri Didorong Jadi Motor Ekonomi Rakyat
Saat ini pihak UPN masih mendalami peristiwa ini. Perkembangan lebih lanjut, kata Markus, akan segera disampaikan.
"Kita dalami. Nanti kalau sudah jelas nanti kita sampaikan," pungkasnya.
[Redaktur: Amanda Zubehor]