Kembali ke Agama Leluhur
Ia juga menerangkan, pindahnya Sukmawati ke Agama Hindu merupakan haknya untuk bisa kembali ke agama leluhurnya.
Baca Juga:
Stok Beras Nasional Capai 3,3 Juta Ton, Bulog Siap Hadapi Lonjakan Kebutuhan 2026
Karena, menurutnya, nenek Sukmawati, yakni Ida Ayu Nyoman Rai Srimben, asal Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali, dan beragama Hindu.
"Karena nenek beliau, Nyoman Rai Srimben, asal Singaraja juga seorang Hindu. Jadi, beliau (Sukmawati) juga menginginkan tempatnya bukan di Jakarta, tapi di Bali. Tapi, di Bali harus di balai agung adalah tempat leluhur beliau, yaitu Ibunda Bung Karno, Nyoman Rai Sirimben," ujarnya.
Ia juga menyatakan, perpindahan Sukmawati ke Agama Hindu sudah melalui proses yang panjang.
Baca Juga:
Kemenpora dan BRI Dorong Atlet SEA Games 2025 Kelola Bonus secara Bijak
Dia menuturkan, selama ini Sukmawati suka berdiskusi dengan para pendeta, biksu dan pemangku serta suka membaca kitab suci Hindu.
"Kalau saya sebagai saksi perjuangan beliau. Melihat beliau itu sepertinya kok selama ini suka dengan Hindu dengan Bali. Selalu minta datang ke Pura-pura, udah puluhan tahun ini dan suka membaca kitab suci Hindu. Suka berdiskusi dengan para biksu para pendeta-pendeta, pemangku kami," ujarnya. [non]