"Ini adalah pekerjaan rumah besar untuk mengawal undang-undang ini sesuai harapan teman-teman PRT, segera keluar peraturan pemerintah, kemudian implementasinya turun ke daerah," katanya.
Menurut dia, aturan turunan dibutuhkan agar perlindungan bagi pekerja rumah tangga tidak berhenti pada pengesahan undang-undang, tetapi benar-benar berjalan dalam praktik.
Baca Juga:
Curhat Yuliani Soal Jasa PRT dan Baby Sitter Menurun di Akhir Tahun
Aksi May Day 2026 JAMPI DIY tersebut diikuti pekerja rumah tangga, buruh gendong, perempuan pekerja rumahan, pekerja mandiri, purnamigran, sejumlah organisasi nonpemerintah, dan mahasiswa.
[Redaktur: Amanda Zubehor]