Hal tersebut dikarenakan dirinya sempat terdampak Pandemi Covid-19 yang membuat para pekerjanya keluar dan mencari pekerjaan lain.
"Kan sempat vakum saat awal-awal pandemi tenaga ada yang pulang jadi kewalahan tenaga," kata dia.
Baca Juga:
359 Siswa SMPN 1 Cimalaka Resmi Dilepas, Usung Tema "Merangkai Kenangan, Mengukir Prestasi Melangkah Pasti Menuju Masa Depan"
Tak hanya masalah tenaga yang menjadi kendala menjelang pergantian tahun ini ia merasakan beberapa bahan penunjang pembuatan bakpia mengalami kenaikan yang signifikan, seperti minyak goreng dan gula.
"Gas melon saya juga dibatasi biasanya dapat 3 sekarang cuma 2, gula juga naik," katanya.
Sementara itu Perajin Bakpia Eny, Eny mengatakan kenaikan pembeli saat libur tahun baru yang ia rasakan tidak terlalu signifikan.
Baca Juga:
Kemendiktisaintek Dinilai Berhasil Bangun Ekosistem Pendidikan Tinggi yang Inklusif
"Bus-bus wisata dari tanggal 23 Desember ini nggak sebanyak seperti sebelumnya. Sebelumnya itu banyak banget," katanya.
"Kenaikan sedikit nggak banyak," imbuh dia.
Kenaikan dirasakan dari sisi produksi yang tiap harinya bisa bertambah sebanyak 5 kilogram.