Saat berjalan cepat diiringi Gendhing Tameng Madura dan berjalan lambat diiringi Gendhing Slahgendir.
7. Bregada Prawiratama
Baca Juga:
Posko ESDM RAFI 2026 Resmi Ditutup, Pasokan Energi Dipastikan Aman dan Terkendali
Berasal dari kata prawira dan tama, prawira berarti berani atau perwira, tama dalam berarti utama atau lebih.
Benderanya Geniroga/Banteng Ketaton berbentuk empat persegi panjang dengan warna dasar hitam, di tengahnya terdapat lingkaran dengan warna merah.
Senjatanya tombak dan senapan dengan nama tombak Kanjeng Kiai Trisula dengan bentuk ujung yang dinamakan Trisula.
Baca Juga:
Hadiri Rapat Paripurna DPRD Karo,Bupati Karo Sampaikan Nota Pengantar LKPH Tahun 2025
Saat berjalan cepat diiringi dengan Gendhing Pandebrug dan berjalan lambat diiringi Gendhing Balang.
8.Bregada Nyutra
Berasal dari kata sutra yang mendapat awalan "n". Kata sutra dalam bahasa Kawi berarti unggul atau ketajaman, bertugas menjaga keamanan raja.