WahanaNews-Jogja | Selter isolasi terpusat (isoter) yang dipantau oleh Pemda DIY telah terisi 50 persen.
Dari 12 isoter dengan total kapasitas sebanyak 989 tempat tidur, per Sabtu (19/2/2022) lalu tercatat telah diisi oleh 580 pasien
Baca Juga:
Survei 2025 Ungkap Gen Z Paling Toleran dan Unggul dalam Literasi Al-Qur’an
Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Kadarmanta Baskara Aji, menuturkan karena tingkat keterisian terus meningkat pihaknya mengizinkan hotel maupun pihak swasta lainnya untuk membuka layanan isolasi mandiri (isoman) bagi pasien Covid-19 tanpa gejala.
Adapun beberapa selter yang hampir penuh di antaranya selter di bekas Hotel Mutiara Malioboro, Asrama Haji di Sleman, dan Rusunawa Gemawang di Kota Yogyakarta.
"Isoter kita beberapa sudah penuh. Beberapa hotel dibuka untuk melayani masyarakat isoman. Hotel mengajukan diri baru satu," jelas Aji, Minggu (20/2/2022).
Baca Juga:
Wamen PANRB dan Wamenhub Tinjau Posko Pusat Angkutan Nataru 2026, Pastikan Layanan Publik Tetap Optimal
Hingga saat ini tercatat satu hotel yang membuka layanan isolasi.Yakni Hotel Grand Tjokro di Depok, Sleman.
Tercatat ada 78 kamar yang disiapkan dan sekitar 13 pasien sempat memanfaatkan layanan tersebut.
Aji menjelaskan, beberapa selter yang disiapkan seperti hotel dan universitas pembiayaannya tidak ditanggung pemerintah sehingga pasien harus membayar ketika menyewa fasilitas tersebut.