"Jalan ini jadi akses utama menuju perbukitan Gunung Kelir (Girimulyo), Pendem (Pengasih), dan Wisata Kedung Pedut (Girimulyo). Karena tertutup harus muter balik lewat Waduk Sermo (Kokap). Sebab saat ini lokasi itu yang tidak longsor. Ada akses lain lewat Tanggulangin (Pengasih), namun sekarang juga tertutup longsor," jelasnya
Selain menutup akses jalan, tanah longsor ini juga menyebabkan jaringan listrik warga terputus. Ini karena ada sebuah tiang listrik di lokasi kejadian ambruk terkena longsoran tersebut.
Baca Juga:
Junta Militer Myanmar Umumkan Gencatan Senjata Sementara Pascagempa Mematikan
"Iya untuk sementara ini jaringan listrik terputus, gantinya nanti kita pakai genset," ucap Ngatimin.
Ngatimin mengatakan lokasi longsor belum bisa dibersihkan hari ini. Warga masih menunggu bantuan alat berat lantaran tumpukan material yang terlampau tebal.
"Kemungkinan baru besok sambil nunggu bantuan alat berat," jelasnya.
Baca Juga:
Indonesia Siap Mitigasi Dampak Negatif Tarif Impor AS Terhadap Produk Buatan Indonesia
Ditemui di lokasi yang sama, salah seorang warga setempat Sagiman (45) mengatakan bahwa jalan yang tertutup material longsor merupakan akses utama bagi warga.
Dengan adanya kejadian ini, warga harus memutar jauh hingga belasan kilometer.
"Kalau kayak gini kita harus muter agak jauh, sampai sekitar 15 km, semoga bisa segera teratasi," ucapnya. [non]