PBTY biasanya digelar di kawasan Kampung Pecinan, Kampung Ketandan Yogyakarta satu minggu setelah perayaan Tahun Baru Imlek atau menjelang perayaan Cap Gomeh.
Meskipun digelar secara daring namun Bekti memastikan, rangkaian kegiatan akan tetap menarik.
Baca Juga:
Junta Militer Myanmar Umumkan Gencatan Senjata Sementara Pascagempa Mematikan
PBTY tahun ini mengangkat tema Lestari Budayaku, Mewangi Negeriku.
“Masyarakat dapat berinteraksi melalui kanal Youtube yang kami sediakan,” kata dia.
Rangkaian acara PBTY 2022 ini mulai dari webinar tentang seputar perayaan Imlek, podcast tentang shio Macan Air, festival barongsai, atraksi kepala naga atau liong, hingga musik.
Baca Juga:
Indonesia Siap Mitigasi Dampak Negatif Tarif Impor AS Terhadap Produk Buatan Indonesia
Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Rahardjo, sebelumnya menyatakan belum berencana melakukan penutupan objek wisata meski Gugus Tugas Covid-19 setempat mencatat kenaikan kasus sepekan ini.
"Untuk sampai saat ini objek wisata masih beroperasi dan bisa menerima kunjungan wisatawan," kata Singgih.
Hanya saja, Singgih telah menginstruksikan semua pelaku usaha wisata benar benar ikut mewaspadai sebaran potensi varian Omicron di wilayah itu.