"Di situ sepi cuma motor itu satu. Tiba-tiba kaca pecah tapi dada saya kok sakit, ternyata batu," ujarnya
Dia memastikan bahwa apa yang dialaminya merupakan aksi kejahatan jalanan.
Baca Juga:
Camat Cisarua Monev Program Ketahanan Pangan melalui Budidaya Domba di Bumdes Cisalak
"Itu klitih , daerah situ kan aman, tidak ada pembangunan (bukan batu dari bangunan)," bebernya.
Asep menjelaskan saat itu baru mengobrol dengan istri.
Saat itu gelap dan muncul cahaya motor.
Baca Juga:
Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemerintah Tetapkan Tarif Listrik Triwulan II 2026 Tetap
Dia pun tidak mengetahui sepeda motor apa yang pelaku gunakan.
"Motor jenis apa kurang tahu tapi pasti berboncengan itu. Kalau nggak berboncengan pasti nggak bisa," katanya.
"Kalau cipratan kaca kan nggak mungkin sakit. Makanya saya penasaran tak lihat benar klitih batu dilempar," sambungnya.