“Kondisi macet penuh itu. Sopir saya bawa ke pos, soalnya korban-korban yang kejepit itu kan mulai bisa keluar. Takutnya malah semakin parah diamuknya,” tutur Aji lagi.
Dia menuturkan, kecelakaan itu tidak menyebabkan korban jiwa, tetapi kemacetan parah selama satu jam tidak bisa dihindari.
Baca Juga:
Arus Balik Melandai, Korlantas Akhiri Sistem One Way dari Kalikangkung hingga Cikampek
Proses evakuasi, kata dia, memakan waktu hingga pukul 00.15 WIB.
Saat ini, sopir dan sejumlah saksi sudah berada bersama polisi untuk dimintai keterangan.
“Nah, sopir ngaku ke saya itu ngantuk. Sepertinya microsleep ya. Ngantuk banget kata dia,” tuturnya.
Baca Juga:
Genjot Infrastruktur Pendidikan, Sekolah Rakyat Tahap II Ditargetkan Tampung 112 Ribu Siswa
Tabrakan beruntun juga mengakibatkan satu tiang apill di perempatan bengkok lantaran terhantam salah satu mobil.
Menurut Aji, tabrakan beruntun semalam itu adalah satu di antara tabrakan parah yang pernah terjadi di perempatan Ketandan.
Selama tinggal di situ, ia mengakui banyak terjadi kecelakaan, tetapi kecelakaan beruntun tersebut dinilai baru terjadi saat itu.