Pembangunan irigasi air tanah dalam DAK fisik ini meliputi sumur, pompa air submesible, bak penampung dan jaringan distribusi air.
Pembangunan irigasi air tanah dalam DAK fisik kelompok tani ini ditempatkan pada tiga titik lahan yang berbeda.
Baca Juga:
Biro Wisata Boyolali Diduga Gelapkan Dana Rombongan, Tagihan Restoran Rp 3,4 Juta Tak Dibayar
Diharapkan masing-masing titik mampu memberikan suplesi air irigasi paling tidak lima hektare luasan lahan.
"Kami sangat berterima kasih Pemkab Gunungkidul beserta dinas pertanian yang telah memperhatikan kebutuhan para petani," katanya.
Lebih lanjut, Jon berharap lahan pertanian di Karangmojo sudah tidak ada kendala lagi ketersediaan air, jaringan irigasi tidak menjadi masalah meski hujan tersendat, sehingga petani tetap panen nantinya.
Baca Juga:
Detik-detik Penangkapan Sopir Bank Jateng, Polisi Sita Uang Rp10 Miliar
"Ke depan kelompok tani masih membutuhkan traktor roda dua untuk pengolahan lahan," katanya.
[Redaktur: Amanda Zubehor]